Setelah pertandingan leg pertama yang menegangkan di Paris, pertandingan kedua antara FC Bayern Munich dan Paris Saint-Germain akan digelar di Jerman. Pertandingan ini menjadi penentu siapa yang akan melangkah ke final Liga Champions UEFA. Kedua tim dijadwalkan bertemu pada Rabu, 6 Mei, pukul 20:00 [GMT+1] di Allianz Arena.
Paris Saint-Germain datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Sebagai juara bertahan, mereka menunjukkan konsistensi luar biasa di Eropa dengan memenangkan tujuh pertandingan dua leg berturut-turut di Liga Champions. Di bawah asuhan Luis Enrique, PSG hanya kalah dua kali dari 19 pertandingan terakhir mereka di kompetisi ini, menunjukkan keunggulan dalam serangan dan ketahanan mental yang luar biasa.
Luis Enrique mengungkapkan bahwa timnya harus bermain cemerlang untuk mengatasi pertahanan Bayern. “Ketika Anda menghadapi tim dengan bakat individu dan kolektif seperti itu, sangat sulit. Kami kebobolan empat gol di leg pertama; banyak yang perlu kami perbaiki,” kata Enrique. Dengan formasi 4—3—3 yang direncanakan, penampilan Ousmane Dembélé, Désiré Doué, dan Khvicha Kvaratskhelia di lini depan akan menjadi kartu as PSG.
Sementara itu, FC Bayern Munich fokus memanfaatkan keunggulan kandang mereka. Meski tertinggal satu gol, mereka bertekad untuk membalikkan keadaan. Allianz Arena diharapkan menjadi benteng yang sulit ditembus oleh tim tamu. Dalam hal ini, pengalaman dan semangat juang Bayern akan sangat diuji.
Pertandingan ini bukan hanya persaingan antara dua klub besar Eropa, tetapi juga adu strategi antara dua pelatih papan atas. Kebangkitan Bayern atau ketangguhan PSG yang akan menjadi penentu akhir? Segala mata tertuju pada Allianz Arena untuk menyaksikan siapa yang akan menorehkan sejarah di pentas Liga Champions.