Galatasaray S.K. tengah bersiap menghadapi salah satu ujian terbesar mereka saat menjamu Atlético de Madrid dalam laga Liga Champions UEFA. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Januari, pukul 17:45 [GMT] di Rams Park. Wasit István Kovács asal Rumania akan memimpin jalannya pertandingan, dengan bantuan VAR dari Rob Dieperink asal Belanda. Pertarungan melawan klub besar Spanyol ini menjadi kesempatan emas bagi Galatasaray untuk menunjukkan kebangkitan mereka di panggung Eropa.
Di kancah domestik, Galatasaray baru saja melewati pertandingan yang menegangkan dengan hasil imbang 1-1 melawan Gaziantep dalam lanjutan Super Lig. Meskipun begitu, tim asuhan Okan Buruk masih menjadi patokan di Türkiye, berusaha mencetak sejarah dengan meraih gelar liga untuk yang keempat kali berturut-turut. Raihan trofi Eropa memang telah lama absen sejak kemenangan di UEFA Super Cup tahun 2000. Namun, ambisi untuk kembali berjaya di benua biru tetap membara.
Sayangnya, kiprah mereka di Liga Champions musim ini mengalami guncangan setelah menderita kekalahan tipis 1-0 dari Union Saint-Gilloise yang mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka dalam tujuh pertandingan kandang. Kekalahan lain menyusul saat bermain tandang melawan Monaco, membuat posisi mereka kini berada di peringkat ke-18 dalam klasemen fase liga dengan perolehan sembilan poin dari tiga kemenangan dan tiga kekalahan.
Secara historis, Galatasaray memang kesulitan melawan klub-klub Spanyol, hanya mampu memetik satu kemenangan dari 21 pertemuan terakhir. Catatan melawan Atlético Madrid pun tidak terlalu baik, dengan rekor kalah empat kali dan seri dua kali dari enam bentrokan sebelumnya. Namun, skuat Galatasaray dapat sedikit bernafas lega dengan kembalinya Victor Osimhen dan Ismail Jakobs yang baru saja selesai berkiprah di Piala Afrika.
Dalam pertandingan nanti, Okan Buruk diprediksi akan menurunkan formasi 4—2—3—1 dengan Mauro Icardi sebagai ujung tombak serangan. Meski harus kehilangan Metehan Baltacı akibat skorsing, dan Wilfried Singo serta Arda Ünyay yang diragukan tampil, Galatasaray tetap optimis bisa menghadirkan kejutan. Dukungan dari suporter setia di Rams Park diharapkan mampu memberikan suntikan semangat ekstra bagi para pemain.