FC Metz akan berhadapan dengan AJ Auxerre pada hari Minggu, 15 Februari, pukul 16:15 GMT di Stade Saint Symphorien. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Metz untuk bangkit dari keterpurukan mereka di Ligue 1. Dengan hanya mengantongi 13 poin dari keseluruhan musim ini, Metz berada di dasar klasemen dan belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir mereka di liga.
Meskipun berhasil menahan imbang Lille dengan skor kacamata pekan lalu, Metz tetap tidak bisa menunjukkan performa yang konsisten. Dalam catatan statistik, mereka sudah kebobolan sebanyak 46 gol, angka tertinggi di Liga 1 musim ini. Namun, ada sedikit harapan dengan pertahanan yang mulai menunjukkan perbaikan, meski optimisme ini harus dibarengi dengan kewaspadaan mengingat mereka belum bisa mempertahankan clean sheet di dua pertandingan kandang berturut-turut sejak awal tahun 2022.
Dalam lini serang, permainan di Stade Saint-Symphorien menunjukkan sedikit kemajuan dengan empat gol dalam tiga pertandingan kandang terakhir. Sayangnya, perolehan empat gol tersebut tidak sekalipun membawa mereka menuju kemenangan nyata, hanya menghasilkan satu kali imbang dan dua kekalahan. Masalah pertahanan yang rapuh terus menjadi penghalang bagi tim ini untuk meraih hasil maksimal.
Rekor pertemuan dengan Auxerre juga memberikan tantangan tersendiri. Auxerre belum pernah kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Metz, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, saat bertandang ke markas Metz, hasil imbang jarang terjadi. Dari 14 kali pertemuan sebelumnya di Stade Saint Symphorien, tidak ada satu pun yang berakhir seri. Ini memberikan sedikit motivasi bagi Metz untuk mencuri kemenangan di pertandingan kali ini.
Dalam laga nanti, pelatih Benoît Tavenot harus memutar otak tanpa kehadiran Benjamin Stambouli dan Pape Sy yang cedera, serta Jean-Philippe Gbamin yang terkena suspensi. Diprediksikan Metz akan turun dengan formasi 4-3-3, dengan lini serang diisi oleh Giorgi Tsitaishvili, Habib Diallo, dan Lucas Michal. Dengan strategi ini, Metz berharap dapat memberikan tekanan lebih pada pertahanan Auxerre dan meraih tiga poin yang mereka butuhkan untuk tetap bertahan di Ligue 1.