Crystal Palace tengah bersiap menghadapi Wolverhampton Wanderers dalam laga yang diprediksi akan berlangsung seru di Selhurst Park pada Minggu, 22 Februari. Pertandingan ini dijadwalkan mulai pukul 14:00 GMT. Bagi Crystal Palace, laga ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri performa kandang yang kurang memuaskan musim ini.
The Eagles memang memiliki catatan manis saat menjamu Wolves, menang dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka di Premier League melawan tim asal Midlands ini. Namun, belakangan ini, performa mereka di Selhurst Park cukup mengkhawatirkan dengan delapan pertandingan tanpa kemenangan, terdiri dari tiga hasil imbang dan lima kekalahan. Ini adalah catatan terpanjang tanpa kemenangan di kandang sejak musim 1997–98.
Salah satu kekuatan Crystal Palace musim ini adalah mencetak gol dari situasi bola mati. Lebih dari separuh gol mereka musim ini berasal dari situasi ini, termasuk dari penalti yang sering menjadi penentu. Ironisnya, pertahanan mereka juga rawan terhadap situasi bola mati, dengan lebih dari separuh gol kebobolan datang dari situasi serupa.
Di sisi lain, Wolves datang ke laga ini dengan niat menghindari degradasi. Kisah menarik juga hadir dari Jørgen Strand Larsen yang sebelumnya mencetak 15 gol Premier League untuk Wolves. Kini, berseragam Palace, dia sudah mencetak dua gol, lebih banyak dari musim terakhirnya bersama Wolves. Larsen diharapkan menjadi ujung tombak dalam formasi 4—2—3—1 Palace.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan siapa yang lebih tangguh dalam kondisi tertekan. Bagi Palace, mengembalikan mental juara di kandang adalah prioritas, sementara bagi Wolves, setiap poin sangat berarti dalam perjuangan mereka menjauh dari zona degradasi.