AC Milan akan mengincar perpanjangan rekor tak terkalahkan mereka dalam 23 pertandingan saat menjamu Como di San Siro pada hari Rabu, 18 Februari. Menghadapi laga ini, Milan berada dalam performa puncak, menempati posisi kedua di klasemen Serie A. Meskipun tertinggal delapan poin dari pemuncak liga, Inter, Milan tetap menunjukkan konsistensi luar biasa yang menjadikan mereka sebagai salah satu tim paling tangguh di liga.
Keberhasilan Milan dalam menjaga rekor impresif ini sebagian besar berkat pertahanan solid mereka. Tim asuhan Allegri ini hanya kebobolan rata-rata 0,75 gol per pertandingan, menunjukkan organisasi pertahanan yang kuat. Stabilitas di lini belakang ini memberikan mereka kemampuan untuk mengontrol permainan, bersabar dalam mengejar hasil, dan dengan efektif melindungi keunggulan ketika sudah memimpin.
Lebih jauh lagi, kekuatan Milan semakin terasa ketika bermain di kandang. San Siro menjadi benteng yang tangguh dengan rekor tidak terkalahkan dalam 22 dari 25 pertandingan terakhir Serie A di sana. Rekor ini tidak hanya menyoroti disiplin taktis mereka, tetapi juga keyakinan tim ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Rasa percaya diri ini merupakan modal besar dalam menghadapi Como.
Dalam catatan pertemuan terakhir kedua tim, Milan memiliki keunggulan psikologis dengan memenangkan lima pertemuan Serie A terakhir melawan Como. Fakta ini menunjukkan bahwa Milan biasanya mampu menemukan solusi untuk mengalahkan lawan ini. Formasi 3-5-2 dengan Ruben Loftus-Cheek dan Nkunku di lini serang diprediksi akan digunakan dalam pertandingan kali ini.
Namun, Milan harus bermain tanpa Adrien Rabiot yang terkena kartu merah dalam kemenangan 2-1 melawan Pisa dan akan absen di pertandingan ini. Meskipun demikian, Milan tetap memiliki kedalaman skuad yang mampu menutup absennya Rabiot dan optimis meneruskan tren positif mereka. Pertandingan ini dijadwalkan akan dimulai pukul 19:45 GMT di San Siro, dan menjadi kesempatan emas bagi Milan untuk terus mempertahankan rekor tak ternoda mereka.