AC Milan siap menjamu Parma Calcio 1913 di San Siro pada hari Minggu, 22 Februari, pukul 17:00 GMT. Pertandingan ini menjadi kesempatan krusial bagi Milan untuk kembali menguatkan langkah mereka dalam perburuan gelar setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Como. Sebagai tim yang saat ini menduduki posisi kedua klasemen Serie A dengan 54 poin, Rossoneri jelas tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk menjaga jarak dari Inter yang memimpin.
Setelah mengalami hasil kurang menguntungkan, Milan tentu berambisi untuk kembali ke jalur kemenangan. Tren performa mereka juga terlihat solid dengan catatan [WDWWD] dan belum terkalahkan dalam 24 pertandingan terakhir di liga. Dengan tingkat kemenangan 60%, Milan membuktikan ketangguhan dan konsistensi mereka sepanjang musim ini. Sedangkan Parma, meski berada di papan tengah, tetap berjuang untuk memastikan jarak mereka dari zona degradasi.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Milan memiliki rekor yang mendominasi. Mereka telah memenangkan 23 dari 37 pertemuan terakhir di Serie A melawan Parma dan tidak terkalahkan dalam 27 bentrokan terbaru. Ketajaman lini serang Milan juga patut diacungi jempol, sukses menorehkan gol setidaknya dalam 19 pertandingan liga berturut-turut melawan Parma.
Permainan di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan tambahan bagi Milan. Tim ini sukses mencetak dua gol atau lebih dalam 10 pertandingan kandang terakhir mereka saat berhadapan dengan Parma di Serie A. Formasi 3—5—2 dengan Rafael Leao dan Christopher Nkunku di lini depan diprediksi akan menjadi pilihan Stefano Pioli dalam mengamankan kemenangan.
Kemenangan melawan Parma bisa menjadi titik balik penting bagi AC Milan dalam perebutan gelar juara Serie A musim ini. Dengan dukungan penuh dari suporter di San Siro, Rossoneri siap menyuguhkan permainan terbaik dan menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim yang harus diperhitungkan.